Ketua PMI H.Chairunnas: “PMI Optimis Untuk Memenuhi Target 1.500 Kantong Darah Tiap Bulannya”
Bukittinggi – IndonesiaEkspres.Com,’Memasuki bulan Syawal dan berakhirnya bulan suci Ramadan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi kembali mengaktifkan seluruh layanan kemanusiaannya serta menetapkan sejumlah target kerja yang telah dirumuskan dalam rapat kerja tahunan.
Ketua PMI Kota Bukittinggi, H. Chairunnas, menyampaikan bahwa Unit Donor Darah (UDD) menargetkan pengumpulan 1.500 kantong darah setiap bulan. Aktivitas pengumpulan darah telah kembali berjalan normal sejak Minggu (6/4).
“Mulai tanggal 6 kemarin, aktivitas mobil unit sudah berjalan lagi dan stok darah telah kembali ke titik awal. Pada Rabu (9/4), mobil unit sudah beroperasi di Jalan Sudirman, tepatnya di depan PLN, Simpang Kangkung,” ungkap Chairunnas.
Selama Ramadan, permintaan darah dari rumah sakit cenderung menurun, seiring dengan berkurangnya jumlah pendonor karena umat Muslim menjalankan ibadah puasa. Namun demikian, PMI tetap berhasil memenuhi seluruh kebutuhan darah melalui sistem jemput bola.
Selain layanan donor darah, PMI Bukittinggi juga kembali mengintensifkan berbagai layanan kemanusiaan lainnya, seperti ambulans medis dan jenazah, serta bantuan tanggap darurat bencana dan penanganan gangguan binatang liar di lingkungan masyarakat.
“Markas PMI juga kembali menjalankan layanan rutin dengan kualitas prima. Target kami jelas, yakni memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” tegas Chairunnas.
PMI Bukittinggi berharap dukungan dari Pemerintah Kota, Dinas Kesehatan, serta para pemangku kepentingan lainnya tetap berlanjut guna memperkuat program dan kinerja organisasi di masa mendatang.
Donor Darah di SMA Negeri 2 Bukittinggi
Pada hari ini, Senin (14/04), PMI Bukittinggi kembali menggelar kegiatan donor darah di SMA Negeri 2 Bukittinggi. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap dua bulan sekali dan telah berjalan selama beberapa tahun.
Kepala Sekolah SMA Negeri 2, Murnita, S.Pd., M.Pd., melalui Pembina Palang Merah Remaja (PMR) sekolah Ary Edria, S.Pd,. menyampaikan bahwa kegiatan ini mendapat respons positif dari para siswa.
“Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar dan diikuti oleh puluhan siswa-siswi. Namun, tantangan yang kami hadapi adalah usia siswa, terutama kelas 10 dan 11 yang sebagian besar masih berusia di bawah 17 tahun,” jelasnya.
Salah satu siswa, Abel, yang ikut mendonorkan darah untuk pertama kalinya, mengungkapkan rasa haru dan bangganya. “Donor darah itu tidak sakit, malah menyehatkan dan bisa membantu orang lain. Ayo teman-teman, mari ikut donor darah,” ajaknya dengan semangat.
Dengan semangat kemanusiaan yang terus menyala, PMI Bukittinggi berharap semakin banyak generasi muda yang tergerak untuk ikut berkontribusi dalam aksi-aksi sosial dan kemanusiaan.(Jhony.S)

