TANTANGAN BPJS KETENAGAKERJAAN DALAM KEMBANGKAN LAYANAN SYARIAH

Salah satu kantor BPJS Ketenagakerjaan (doc. Himawan L Nugraha)
Salah satu kantor BPJS Ketenagakerjaan (doc. Himawan L Nugraha)

Salah satu tantangan BPJS Ketenagakerjaan dalam mengembangakn layanan syariah salah satunya adalah peningkatan alokasi investasi ke instrumen syariah. Perlu adanya dukungan dari pemangku kebijakan agar dapat memilih proteksi berbasis syariah.

Anggoro Eko Cahyo selaku Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan menjelaskan bahwa pihaknya akan memulai layanan syariah tersebut pada Agustus 2021.

Nantinya, layanan syariah tersebut akan dimulai dari Aceh sebagai uji coba seiring dengan berjalannya qanun. Kemudian, nantinya layanan tersebut juga akan dikembangkan dalam skala nasional.

Anggoro juga menjelaskan bahwa ada dua aspek utama yang harus disiapkan untuk mengembangkan layanan syariah yaitu skema program serta pengelolaan dana.

“Pengembangan layanan syariah secara nasional akan membutuhkan alokasi investasi ke instrumen syariah. Kami harap bisa berkontribusi lebih besar [dalam penempatan investasi syariah], sehingga kami perlu dukungan untuk mengembangkan ekosistem pasar modal syariah, misalnya dengan regulasi untuk jaminan sosial yang kompetitif,” tuturnya.

[source : finansial.bisnis.com]

Related Post

Latest Post