PELATNAS OLIMPIADE TOKYO DIPASTIKAN TETAP BERJALAN MESKI PPKM DARURAT

Atlet Indonesia Lakukan Pelatihan Nasional. (doc. CNN Indonesia)
Atlet Indonesia Lakukan Pelatihan Nasional. (doc. CNN Indonesia)

Kemenpora akan berjuang keras untuk menjamin pemusatan latihan nasional (pelatnas) atlet yang akan berangkat ke Olimpiade Tokyo 2020 tetap bisa berjalan normal selama PPKM Darurat.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada Kamis (1/7) siang telah mengumumkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali hingga 20 Juli 2021. Kegiatan olahraga termasuk yang terkena imbas kebijakan ini.

Namun, karena ada 28 atlet Indonesia yang akan berangkat ke Olimpiade Tokyo 2020, Kemenpora mengajukan pengecualian. Para atlet Olimpiade ini akan diperjuangkan agar tetap diperkenankan berlatih di fasilitas pemerintah.

Menpora Zainudin Amali mengatakan pihaknya telah bersurat ke Satgas Covid-19 untuk meminta petunjuk perihal pelatnas. Atlet yang berlatih di fasilitas olahraga milik pemerintah seperti di Gelora Bung Karno, Senayan, harus berjalan.

“Khusus untuk yang bersiap menuju ke Tokyo, misalnya bulu tangkis di Cipayung, angkat besi di Marinir dan lain-lain, yang sudah lolos harus tetap berlatih. Ini harus tetap dilakukan, tetapi dengan protokol yang sangat ketat,” kata Amali.

Atlet yang saat ini berlatih di GBK adalah atletik (Lalu Muhammad Zohri dan Alvin Tehupeiory) dan menembak (Vidya Rafika Rahmatan Toyyiba). Cabang olahraga lainnya, seperti bulutangkis dan angkat besi, tidak berlatih di GBK.

Untuk atlet-atlet yang sedang berlatih di GBK, Menpora telah bersurat ke Satgas Covid-19. Menpora meminta petunjuk mekanisme yang harus diterapkan agar persiapan menuju Olimpiade tak terkendala.

“Bagaimana penerapan prokesnya [protokol kesehatan], karena ada beberapa yang di GBK harus dipastikan tetap bisa berlatih. Untuk yang sedang menggunakan GBK, hari ini kita ajukan surat ke Satgas Covid-19,” ucap Amali.

Tak hanya untuk atlet yang berlatih di Jakarta, mereka yang saat ini sedang berlatih di Bali pun akan diperjuangkan seperti yang di Jakarta. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Jenderal NOC Indonesia Ferry J Kono.

Zainudin sendiri pun meyakini bahwa para atlet akan sangat menjaga kondisi tubuhnya agar tetap fit sebelum bertolak ke Tokyo.

“Karena menjelang beberapa hari keberangkatan ini, pasti semua menjaga diri, baik itu pelatih dan atlet, kalau terjadi apa-apa ya mereka tidak bisa berangkat, memang mereka sendiri yg akan merasakan akibatnya. Jadi saya kira mereka akan menjaga sebaik-baiknya,” tandasnya.

(sources)

  1. https://www.jawapos.com/sports/01/07/2021/ppkm-darurat-pelatnas-untuk-olimpiade-tokyo-tetap-jalan/
  2. https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20210701172247-178-661970/ppkm-darurat-pelatnas-olimpiade-2020-tetap-jalan
  3. https://www.antaranews.com/berita/2242506/koi-jamin-pelatnas-olimpiade-tetap-berjalan-selama-ppkm-darurat

Related Post

Latest Post