BEA CUKAI PASTIKAN TAK HENTIKAN USAHA DI PENIMBUNAN BERIKAT BERPRODUKSI SAAT PANDEMI COVID-19

Ilustrasi industri (doc. bisnis.com)
Ilustrasi industri (doc. bisnis.com)

Bea Cukai terus memantau pelaku usaha pada saat pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Termasuk memastikan pelaku pengusaha di tempat penimbunan berikat agar tetap dapat melakukan usahanya.

“Kami terus melakukan pemantauan hari ke hari, bagaimana kelangsungan produksi perusahaan-perusahaan industry, di kawasan berikat misalnya, dan mengambil kebijakan untuk memastikan perusahaan tersebut tetap survive di tengah kesulitan masa pandemi ini,” ujar Untung Basuki selaku Direktur Fasilitas Kepabeanan Bea Cukai.

“Salah satu upaya Bea Cukai untuk menjaga perusahaan kawasan berikat dan perusahaan yang memperoleh fasilitas kemudahan impor tujuan ekspor (KITE) bisa survive di tengah masa pandemi ini adalah pemberian tambahan insentif kepada perusahaan kawasan berikat dan KITE dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 31/PMK.04/2020. Tambahan insentif terbut di antaranya memberikan relaksasi pengaturan penjualan ke pasar domestik, relaksasi pemasukan barang-barang untuk penanganan Covid-19, pemberian pelayanan secara mandiri, dan lainnya,” imbuhnya.

Bea Cukai dan Ditjen Pajak juga terus meningkatkan join pelayanan dan pengawasan tempat penimbunan berikat.

“Program secondment, join analisis, join audit, maupun join proses bisnis di kawasan berikat sudah berjalan dan akan terus ditingkatkan. Pada tahun ini ditargetkan dokumen kepabeanan atas pemasukan dan pengeluaran barang ke dan dari kawasan berikat dipersamakan dengan dokumen pajak (faktur pajak). Tahun-tahun ke depan join program juga akan dilakukan pada tempat penimbunan berikat lainnya seperti pusat logistik berikat, gudang berikat, dan lainnya,” pungkasnya.

[sources : beacukai.bisnis.com]

Related Post

Latest Post